Spencer. – Lonely As I Ever Was

Musisi dan produser asal New York, Spencer Miles Abraham Allen, otak di balik Spencer., telah mengumumkan detail album debutnya dan berbagi rasa untuk pertama kalinya dari musik baru miliknya pada 8 July 2021 lalu. Pengumuman ini ditandai dengan dirilisnya single ‘Lonely As I Ever Was’ yang dimainkan secara perdana di 15 radio di Indonesia, mendapat review dari HAI, Gadis dan CreativeDisc serta masuk dalam playlist Joox yaitu Fresh Indie Global dimana ia menjadi cover playlist, serta Latest Arrival.

Dirilis pada 10 September, sebelas lagu yang ada di album Are U Down? memadukan R&B, hip-hop, funk, indie, pop, jazz, dan soul untuk menciptakan suara yang mencakup analog dan digital, dulu dan sekarang. Ditulis, direkam dan diproduksi oleh Spencer., single pertama album ini ‘Lonely As I Ever Was’ tersedia sekarang “‘Lonely As I Ever Was’ adalah lagu terakhir yang saya tulis untuk album saya, saya bahkan membuat outro pada hari yang sama. Tema yang satu ini pada dasarnya dari lagu ‘Next Lifetime’ milik Erykah Badu, dan saya bahkan merujuknya di lirik. Agak seperti berada di sisi lain dari situasinya, memohon seseorang dalam suatu hubungan untuk mempertimbangkan suatu hubungan dengan Anda.”

Lahir dan dibesarkan di Rochester, NY, dari orang tua ahli kimia yang dengan cermat memberinya nama tengah Miles (untuk Miles Davis), bakatnya memberi isyarat sejak Spencer berusia 4 tahun untuk berkarir di bidang musik. Ia pun melobi sang ibu yang berdarah Jamaika dan ayahnya yang berasal dari Inggris untuk belajar terompet sebagai penghormatan atas namanya. Proses kreatif Rochester yang kaya memupuk keterampilan musiknya, membuat Spencer memenangkan tempat di program jazz musim panas Eastman School of Music yang bergengsi di kota itu di masa remajanya. Spencer juga merupakan seorang produser otodidak yang selalu merekam dalam masa isolasi. Ia memulai rekaman rumahan yang dirilis sendiri pada tahun 2018, dan akhirnya keluar dari perguruan tinggi ketika EP-nya Want U Backmenjadi hit.

Saat ini Spencer pindah ke lingkungan Bed Stuy di Brooklyn yang merupakan lahan subur bagi perusahaan kreatif. Spencer. , adalah pemain utama dalam komunitas kreatif yang erat dan suportif yang juga menawarkan Clairo, Snail Mail, Claud, Advisry, Binki, Cautious Clay, dan Triathlon di antara bakatnya yang sedang berkembang.

Ditulis dan direkam selama pandemi, “Are U Down?” adalah tentang perjuangan sebuah hubungan dan rasa rindu yang menembus di 11 lagunya. Menampilkan rekan satu label 4AD yaitu Becky and the Birds (vokal di ‘After The Show’), Luke Diamond (gitar) dan Jake Aron (beberapa produksi tambahan), Spencer. telah mengintegrasikan kembang api vokal neo-soul, aliran hip-hop, dan ambisi pop ke dalam album yang penuh dengan nuansa musim panas kota New York.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.